Home | pengalaman terapi | Terapi SEFT untuk Kesedihan, Melly-Berau

Terapi SEFT untuk Kesedihan, Melly-Berau

15 Maret 2014 jam 9 malam. Terapi SEFT lewat telpon.

Pasien: Ibu Melly dari Berau, Kalimantan Timur.

Keinginan:

  1. Ingin agar pikiran jadi lebih tenang
  2. Pingin berhijab
  3. Lebih dekat dengan Alloh

Karena Bu Melly tidak bisa membuka blog saya SayaSefter.com, Bu Melly saya kirimin foto gambar saya yang ada titik-titik seft melalui BBM. “Setiap malam pasti bawaannya mau nangis, mau teriak seperti terhimpit” dan ternyata ada kesedihan yang masih terpikirkan selama 2 tahun. Yaitu neneknya meninggal. Saya juga tidak tahu pasti, yang dimaksud nenek sama dia itu ibu kandung atau nenek. Karena kemungkinan kebiasaan anaknya yang manggil dia nenek, jadi spontan, bu melly menyebut neneknya yang meninggal. Sedangkan biasanya rasa sedih yang dalam itu biasanya karena ada rasa kehilangan dengan ibu kandung.

So, untuk sesi pertama kali ini, saya terapi rasa sedihnya terlebih dahulu.

Kondisi sedih sebelum saya terapi SEFT, tingkatannya 5. Saya seft melalui telpon selama setengah jam. Selama saya terapi, Bu Melly menangis. Dan saya terus minta untuk memvisualisasikan kondisinya seperti pada waktu itu ketika neneknya meninggal. Setelah selesai saya terapi, Tingkatan kesedihannya turun menjadi 2. Alhamdulillah.

About SEFTER.ID

Check Also

Terapi SEFT untuk Kangker Tulang, Tia-Klaten (Sesi 1)

Habis ikut training SEFT, di Hotel Lampion Solo Tanggal 1-2 Maret 2014. langsung menterapi Kangker …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *