Home | pengalaman terapi | Terapi SEFT untuk Kangker Tulang, Tia-Klaten (Sesi 3)

Terapi SEFT untuk Kangker Tulang, Tia-Klaten (Sesi 3)

TERAPI ke 3 untuk TIA yang kena kangker tulang di kaki kirinya
Yaitu , terapi pada kakinya

5 maret 2014, jam 9.23 sambil makan soto di warung, saya sms bapaknya Tia. Menanyakan kondisinya dan memberitahukan hari ini adalah terapi yang ke 3, yaitu terapi pada kakinya. Beberapa menit kemudian bapaknya Tia menelpon saya.

Saya: “kondisi tia sekarang gimana pak?  dan kondisi yang terlihat gimana sekarang?”
Bapaknya Tia: “kondisinya sekarang, lehernya kayak banyak lendirnya mas”
Saya: “yang lain? sesak nafasnya gimana? kaki kanan dan kirinya gimana? sudah makan? sudah minum bioterra gold?”

akhirnya bapaknya Tia nelpon saya

Saya: “Sekarang kondisi Tia gimana pak?”
Bapaknya Tia: “cuma ini mas, tenggorokannya kayak ada lendirnya, sama sesak nafas dan pegel di bahu”
Saya: “lendirnya tingkatannya sekitar brp pak? Sesak nafasnya brp tingkatannya? Pegel di bahunya berapa tingkatannya?”
Bapaknya Tia: “lendirnya 6, Sesak nafasnya 3, pegelnya 3. Ni kakinya alhamdulillah sudah empuk mas. Sebelumnya kakinya keras sampe mengkilat. Sekarang sudah empuk mas.”
Saya: “Kira-kira nanti mau diterapi sekitar jam brp pak?”
Bapaknya Tia: “nanti sekitar jam 11 ya mas”
Saya: “maaf pak. kalo bisa, pagi ini, tia, bapak, ibu, sholat dhuha. Banyak-banyak doa ketika sujud pas sholat minta kesembuhan kepada Alloh.
Bapaknya Tia: “ya mas, akan kami laksanakan mas. makasih sarannya mas.

jam 11 berlalu, jam 12 berlalu, jam 1 berlalu, koq bapaknya Tia ndak sms ndak nelpon ya?
Akhirnya saya sms jam 1.26
Saya: “gimana kondisinya sekarang pak?
Bapaknya Tia: “habis saya terapi mas, dan saya minumi bioterra. sekarang tubuhnya panas”

Jam 4.37 saya sms
Saya: “kondisi sekarang gmn pak?”
Bapaknya Tia: “napas msh sesek, leherke kayak ada lendirnya”
Saya: “bisa kita terapi sekarang pak? terapi ke 3 ini terapi pada bagian kaki yang bengkak”

kemudian saya ditelpon Bapaknya Tia untuk terapi SEFT melalui telpon.

Kalimat set up yang dipake:
“Ya Allah, meskipun kaki saya bengkak, ndak kerasa, padahal saya ingin kaki saya kembali normal seperti sebelumnya, saya ikhlas, saya pasrah ya Allah”

di akhir percakapan lewat telpon, saya sampaikan:
“sehat ya TIA”

jawab TIA
“iya”

jawab bapaknya TIA
“iya mas… terima kasih mas”

==================================
Saya telah belajar IKHLAS dan PASRAH dari seorang anak SMP kelas 2.
“Kita ini seperti wayang, kita tinggal jalani aja sebagai wayang”

ternyata… Allah berkehendak lain. Alloh sayang kepada TIA.
jam 4.01 pagi ini tanggal 6 maret 2014 saya disms sama bapaknya TIA
“Assalamu ‘alaikum mas. niki tia pun tinggal mas”

Ibu Tia bilang, Tia meninggal jam 10.30 malam tanggal 5 maret 2014

Saya selalu berharap dan berdoa kepada Allah:
“ya Allah, berilah saya kesempatan untuk memberikan terapi sampai selesai. Engkau sudah melihat bagaimana keikhlasan TIA, Engkau sudah melihat bagaimana kepasrahan TIA kepadaMU. Ya Allah, berikanlah kesembuhan kepada TIA, ya Allah, Ya Mujibassa’ilin, ya Syafi’, Wahai yang Maha pemberi kesembuhan segala penyakit”

Bagi yang ingin takziah, bisa datang ke Karangwungu, karangdowo, klaten. Insya Alloh dimakamkan hari ini 6 maret 2014 jam 1 siang.

==================

Hari ini 6 maret 2014 adalah hari ke 4 yang searusnya saya menterapi TIA.
yaitu terapi akar masalah pada emosi.

Sekitar jam 10 pagi.

Orang-orang pada berkerumun di sekeliling rumah…
saya masuk rumah dan nemui ibu dan bapaknya.
saya melihat ada rasa ikhlas yang begitu dalam. karena Tia melewati hari-hari akhirnya dengan baik dan tenang.

Bapaknya Tia cerita:
mas, maaf ya sudah banyak merepotkan. Sebenarnya Tia sering minta masnya untuk menterapi, tapi bapak bilang ke Tia: “kasihan masnya dik, biar bapak aja yang menterapi.” jawab Tia “ndak mau pak. pokoknya harus sama masnya aja. sana telpon masnya, pak. ayo pak. telpon masnya aja. Kalo denger suara masnya, jadi lebih tenang. Kalo sama masnya lebih mantep”

“mas, alhamdulillah semua keinginan Tia sudah saya penuhi.”
4 maret 2014, Tia minta sholat tahajud
5 maret 2014, Tia minta kasurnya diganti. Tia minta rambutnya dipotong yang pendek. Kukunya dipotong dan dibacakan surat yasin.

Dan malamnya,
Tia bilang “bu, ibu jadi banyak”
Ibunya Tia “Dik, kalo kamu mau… bilang ya laa ilaaha illalloh muhammadurrosululloh…”

Tia meninggal

ibunya Tia bilang ke saya “alhamdulillah cepet mas. dan gampang Tia nya…”

masih ingat apa yang disampaikan Tia?
“Kita ini seperti wayang, kita jalani aja sebagai wayang”

TAHAP TERAPI SEFT UNTUK PENYAKIT KRONIS:
1. Seft pada gejala yang dialami (tgl 3 maret 2014)
2. Seft pada perasaan yang dialami (tgl 4 maret 2014)
3. Seft pada bagian yang sakit / sumber rasa sakit (tgl 5 maret 2014)
4. Seft pada akar emosi penyebab munculnya penyakit (tidak terlaksana)
5. Deep Seft hidup sehat dan bahagia (tidak terlaksana)

About SEFTER.ID

Check Also

Terapi SEFT untuk Phobia Tengkorak, Faris-anak saya

Pagi ini jam 7.00 tanggal 9 maret 2014. Anak saya Faris Mumtaza. sedang membaca buku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *