Home | renungan | Anda adalah Tukang Parkir

Anda adalah Tukang Parkir

Anda pasti pernah pergi ke Mall / Bank / Pasar atau semua tempat yang
ada tukang parkirnya. Ketika Anda mempercayakan motor Anda kepada
tukang parkir, apakah Anda pernah berpikiran:

“jangan-jangan nanti kamu ambil motorku”

“jangan-jangan kamu ndak jaga’in motorku”

atau ada pikiran-pikiran aneh yang lain?

Biasanya, tukang parkir akan menyambut Anda dengan senang hati, dan
mengantarkan motor Anda ke tempat parkir yang sudah disediakan. Ketika
Anda selesai belanja, dan kembali ke tempat parkir untuk pulang, tukang
parkir akan menyerahkan motor Anda dengan ikhlas. Motor Anda juga
dikembalikan dalam kondisi yang baik, seperti ketika Anda menitipkan ke
dia. Dan Anda memberikan tukang parkir Rp. 2000 sebagai rasa terima
kasih sudah menjaga motor Anda dengan baik.

Bagaimana kalo statusnya, Anda adalah Tukang Parkir, dan Alloh adalah
pemilik motor itu. Motor yang dititipkan diibaratkan Anak Anda.

Bagaimana bila Alloh menitipkan kepada Anda seorang anak?

Apakah Anda akan menerima anak tersebut dengan ikhlas?

Apakah Anda akan menjaga anak tersebut dengan baik?

Apakah Anda akan mendidiknya dengan pendidikan yang baik?

Banyak sekali suami-istri yang sudah menikah bertahun-tahun, tapi
belum punya anak. Ada di antara kita yang menikah bisa langsung punya
anak. Tapi yang sudah punya anak, kadang merasa tidak ikhlas
menerimanya. Mungkin karena belum ingin punya anak dikarenakan setelah
menikah inginnya berkarir terlebih dahulu, mungkin juga karena anaknya
terlambat bicara, atau mungkin anaknya yang autis.

Coba ingat sekali lagi, anak Anda HANYALAH TITIPAN. Alloh menitipkan
anak tersebut kepada Anda. Tugas Anda hanyalah menjaga anak tersebut.
Bila Anda mampu menjaga anak Anda dengan baik, Anda berhak mendapatkan
uang parkir sebesar Rp. 2000 sebagai tiket Anda untuk masuk ke surganya
Alloh.

Bagaimana kalo Anda tidak ikhlas menerima anak tersebut?

Bagaimana kalo Anda tidak mendidik anak tersebut?

Bagaimana kalo Anda menyakiti anak tersebut?

Bagaimana kalo Anda tidak sabar menghadapi anak tersebut?

Bagaimana kalo Anda sering memarahi / memukul anak tersebut?

Kira-kira, bagaimana perasaan Alloh, Dialah pemilik anak tersebut, dan ANDA HANYALAH TUKANG PARKIR.

Alloh yang Maha Pengasih, akan memberikan peringatan kepada Anda. Misalnya:

Anaknya menjadi bandel

Susah diatur

Dikasih tahu malah anaknya yang marah-marah.

Dan bapak/ibunya pun kadang bilang
dengan keras dan membentak “kamu gimana sih? Sudah disekolahkan, dikasih
makan, diatur susah banget. Malah marahin orang tua, seharusnya kamu
bisa mikir”

Eeeeee… ternyata orang tuanya
yang ndak mikir. Melarang anaknya marah-marah, ternyata anaknya bisa
marah dikarenakan belajar dari orang tuanya. Anaknya pun juga bisa
membentak karena belajar langsung dari orang tuanya.

Pada kondisi seperti ini, yang
melakukan kesalahan adalah orang tuanya. Orang tua tersebut, tidak
sadar, bahwa Alloh sedang memperingatkan mereka melalui keadaan anaknya
yang bikin mereka merasa setres, bikin bingung bagaimana cara menghadapi
anaknya yang susah diatur. Padahal tukang parkirnya inilah yang susah diatur.

Bila anak Anda bermasalah, maka ada beberapa kemungkinan:

Suami-Istri sedang jauh dari Alloh. Alloh memperingatkan Anda untuk
bisa kembali mendekat kepada Alloh. Jangan sampe, Alloh bener-bener
menjauh dari kita, bahkan tidak mau melihat kita. Na’udzubillah.

Suami-Istri sedang tidak akur / tidak harmonis. Dalam kondisi seperti ini, juga akan mempengaruhi kondisi anak.

Suami-Istri sedang tidak perhatian kepada anak

Semoga kita termasuk Tukang Parkir yang selalu bisa menjaga amanah ketika mendapatkan ‘titipan’.

Menerimanya dengan ikhlas

Menjaganya dengan baik, merawatnya, mendidiknya

Selalu sabar menghadapinya

Kita juga selalu berusaha untuk
menjadi orang tua yang TERBAIK untuk anak-anak kita. Hingga akhirnya,
Aloh akan mengambil ‘titipan’ ini.

Ketika kita diberi kepercayaan
menerima ‘titipan’ maka Alloh mempercayakan kepada kita sepenuhnya.
Jangan sampai Alloh kecewa dengan kita, karena tidak menjaga ‘titipan’
ini.

Akankah kita berhak mendapatkan uang parkir Rp. 2000 sebagai tiket kita untuk masuk surganya Alloh?

Penulis:
AZMI YUDIANTO.SOLO
HP: 0857 28 0000 74
PIN: 327F174F

====================
SAYA SEFTER DOT COM
I love to share
www.sayasefter.com
====================

About SEFTER.ID

Check Also

Informasi Menakjubkan dan Menakutkan untuk Ibu

INFORMASI MENAKJUBKAN DAN MENAKUTKAN UNTUK IBU “Ah, yang bener…, jangan-jangan…” “apa iya, kamu ke sana …

Tinggalkan Balasan